1 Februari 2021 - 11:05 WIB | Dibaca : 1,081 kali
Topik :

Ditinggal Beli Nasi Bungkus, Jutaan Rupiah Raib Dicuri

Laporan : Surya
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID-PALEMBANG, (01/02/2021): Kehilangan uang senilai jutaan rupiah dan sebuah handphone, seorang pria bernama Slamet (23) membuat laporan ke Mapolrestabes Palembang.

Diketahui, aksi pencurian tersebut terjadi di bengkel las tempat ia bekerja di Jalan Cinde Welan Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, pada Rabu (27/1/21) sekitar pukul 19.30 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun, diduga pelaku yang sudah mengintai gerak gerik korban, disaat korban pergi meninggalkan bengkel las untuk membeli nasi bungkus. Pelak  melancarkan aksinya, dengan merusak kunci gembok pintu bengkel.

Disaat pulang, korban Slamet sudah mendapati pintu bengkel sudah terbuka  dan kunci gembok sudah dirusak.

“Awalnya saya memang sudah tidak enak perasaan, lalu saat pergi kunci gembok baik saja dan ketika balik kembali sudah rusak.” Terang Slamet.

Lanjutnya, saat ia masuk ke dalam bengkel dan rupanya dompet yang berisikan uang Rp 2,1 juta, KTP, kartu ATM BNI, serta nota servis Handphone korban sudah hilang.

“Saya kaget saat saya masuk ke dalamx uang dan hp saya sudah raib dicuri pelaku, saya bukan yang punya bengkel, tetapi saya bekerja saja dan tinggal disana.” Kata Slamet.

Ia pula mengungkapkan, bahwa kecurigaannya muncul pada seorang pria tidak dikenalnya yang berdiri di depan bengkel saat korban hendak pergi membeli nasi.

“Ada orang tidak dikenal berdiri sendiri didepan bengkel, memang saat itu saya curiga dengan orang tersebut, dan firasat saya ternyata benar bengkel saya dimasukin pencuri saat saya meninggalkannya.” Tutup Slamet saat diwawancarai oleh para awak media usai melapor.

Akibat dari kejadian tersebut, kerugian korban mencapai puluhan juta rupiah dan korban berharap pelaku segera ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sementara itu, laporan korban sudah diterima anggota piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) unit 1 Panit dipimpin Ipda Riady Sasongko, lalu akan diteruskan ke Unit Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti serta dilakukan penyelidikan.