SwaraID – Palembang (10/09/20) : SANGAT DISESALKAN !!! tindakan premanisme yang dilakukan pihak keamanan kampus PGRI Kota Palembang, terkait pemukulan oleh oknum dosen dan oknum satpam terhadap mahasiswa yang sedang melakukan aksi demonstrasi di depan kantor rektorat Universitas PGRI Palembang.
Menurut informasi yang dihimpun SwaraID, mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus hendak melakukan aksi damai di depan kantor Rektorat Universitas PGRI Palembang, selasa (10/9), rombongan mahasiswa di cegat oleh beberapa oknum satpam dan salah satu dosen sehingga menyebabkan adu mulut yang berujung pemukulan terhadap Sutam (21) dan Andi Leo (22).
“Saat kami hendak melakukan aksi demo di depan kantor rektorat Univ. PGRI Palembang dengan tuntuan penurunan uang kuliah tunggal (UKT) 50%, saat aksi berlangsung kita di cegat oleh beberapa uknum satpam dan salah satu dosen yang berlanjut adu mulut, dan tiba-tiba salah satu oknum satpam dan dosen tersebut melakukan pemukulan terhadap saya dan teman saya bernama Sutam yang menyebabkan lebam. ” ungkap Andi Leo sekaligus koordinator aksi tersebut.
Terkait tindakan pemukulan ini, kedua mahasiswa langsung membuat pelaporan dan melakukan visum ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang, didampingi langsung oleh Presiden Mahasiswa Univ PGRI Kota Palembang Muhammad Habibillah.
“Dengan terjadinya tindak pemukulan ini saya selaku Presma Univ PGRI Kota Palembang meminta kepada pihak rektorat dan civitas kampus khususnya, menindak lanjuti dan menindak tegas oknum dosen dan satpam dengan seadil-adilnya sesuai dengan perbuatannya yang menyebabkan dua rekan kami mengalami luka lebam di kening.” tegas Muhammad Habibillah saat dijumpai di RS Muhammadiyah Palembang.
