2 November 2022 - 19:45 WIB | Dibaca : 957 kali

Penghujung Tahun, Jalan Menuju Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin Memprihatinkan

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

Kan ada anggaran pemeliharaan jalan, kenapa belum dilakukan perbaikan?

SWARAID, BANYUASIN: Sepanjang jalan menuju komplek perkantoran Pemkab Banyuasin kondisinya sekarang sudah banyak yang berlubang. Sejumlah pengendara yang melintas, mengeluhkan rusaknya ruas jalan tersebut, khususnya pengendara roda dua.

Dari pantauan tim SWARAID di lapangan, tampak di beberapa titik badan jalan menuju komplek perkantoran telah mengalami kerusakan, baik di sisi kanan maupun kiri jalan.

Reza yang merupakan salah seorang pengendara roda dua mengeluhkan terkait kondisi jalan yang melintasi komplek perkantoran Banyuasin tersebut. Dirinya mengungkapkan bahwa sangat membahayakan bagi kendaraan roda dua yang melalui jalan tersebut bila tidak berhati-hati.

“Lewat jalan sini lebih cepat, tapi sayang sekarang sudah banyak badan jalan yang berlobang. Apalagi pas di arah ke gerbang pemkab ke arah keluar sterio, kondisinya sudah banyak sekali yang rusak. Berbahaya kalau tidak diperbaiki, soalnya juga banyak kendaraan roda empat yang lewat sini dan ngebut, kalau kita gak hati-hati bisa celaka,” kata Reza, Rabu (2/11/22).

Ketua LSM Tegakan Agenda Reformasi (TEGAR) Sumsel mengatakan, dinas terkait seharusnya segera melakukan perbaikan, mengingat jalan kabupaten merupakan tanggung jawab dari Pemkab Banyuasin.

Selain itu, dalam anggaran belanja daerah seharusnya Pemkab Banyuasin telah menganggarkan biaya khusus untuk pemeliharan jalan di Kabupaten Banyuasin, khususnya jalan poros yang melintas tepat di komplek perkantoran Banyuasin.

“Kan ada anggaran pemeliharaan jalan, kenapa belum dilakukan perbaikan?, sebagai ibu kota Kabupaten Banyuasin, apa lagi jalan itu kan tepat melintasi komplek perkantoran, seharusnya jangan sampai ada kerusakan atau berlubang hingga terlalu lama, bahaya untuk pengendara,” ujar Lukmansyah.

Tidak hanya itu, salah satu tokoh LSM Banyuasin ini mengkritik keras kinerja Pemerintah Kabupaten Banyuasin, dalam hal ini Dinas PUTR.

Lukmansyah menilai Dinas terkait tidak menghargai semua prestasi pembangunan yang telah dicapai Bupati Banyuasin bila mengabaikan kerusakan pada jalan tersebut.

“Kerusakannya kan sudah lama, kalau dibiarkan nanti tambah parah kerusakannya, sebaiknya PUTR segera melakukan perbaikan. Mengingat kepemimpinan Bupati tinggal 1 tahun lagi, tidak elok di penghujung kepemimpinan beliau masih terdapat jalan yang rusak dan membahayakan,” pungkasnya.

Lukmansyah juga menuturkan, sebelum melakukan perbaikan ada baiknya dinas terkait mempelajari tingkat kerusakan jalan secara teliti agar nantinya jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk memperbaiki kerusakan jalan itu sesuai dengan kebutuhannya.

“Jangan sampai nantinya jumlah kebutuhan untuk perbaikan tersebut tidak sesuai dengan anggaran yang telah disediakan oleh pemerintah. Jangan sampai pemborosan anggaran terjadi,” tukasnya.