23 Desember 2023 - 19:19 WIB | Dibaca : 817 kali

Kerusakan Parah Jalan Lintas Timur Palembang-Betung Membuat Warga Resah

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

Swara.id | Banyuasin – Warga yang tinggal atau melintas di jalan lintas timur Palembang-Betung mengeluhkan kondisi jalan yang semakin memperihatinkan menjelang pergantian tahun 2023.

Di sejumlah titik, badan jalan lintas ini terdapat kerusakan yang terlihat cukup parah bahkan terkesan tidak ada perawatan dan perbaikan dari pemerintah daerah maupun pusat.

Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah Km. 13, dimana jalan yang selalu dilintasi kendaraan bermuatan berat ini struktur badan jalan banyak yang mengalami perubahan, dari yang bergelombang hingga material aspal yang ada pada badan jalan benar-benar mengalami perubahan bentuk.

Hal ini tentu saja mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Kondisi jalan ini sangat mengkhawatirkan, apalagi kalau hujan. Jalan jadi licin dan berlubang. Sering sekali terjadi kecelakaan di sini, terutama bagi pengendara sepeda motor. Saya harap pemerintah segera memperbaiki jalan ini,” ujar Rizky, salah seorang warga yang tinggal di sekitar jalan lintas timur.

Titik lokasi badan jalan yang paling parah terdapat di wilayah Kecamatan Talang Kelapa tepatnya jalan nasional yang melintasi Desa Sukamoro, Km.18. Di sini, struktur pada bagian badan jalan tidak ada yang rata dan mulus.

Pengendara harus ekstra hati-hati untuk menghindari lubang-lubang yang bisa merusak kendaraan mereka.

Ritma, salah seorang pengguna jalan mengaku kesal dengan kondisi jalan lintas saat ini. Dirinya menceritakan, harus sangat berhati-hati saat melintas di atas jalan tersebut.

Tidak hanya mengakibatkan kemacetan parah setiap harinya, kerusakan jalan ini kerap mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan.

“Bahaya, pernah ada yang terpeleset gara-gara mau nyalip ternyata badan jalannya bergelombang, jatuh dan tangannya patah. Kalau macet setiap hari, pokoknya kalau berkendara harus hati-hati sekali,” kata Ritma, Senin (18/12/2023).

Sementara itu, Ketua Lembaga TEGAR Sumsel, Lukmansyah menilai bahwa kondisi rusaknya ruas jalan lintas timur Sumatera Palembang-Betung ini diakibatkan kualitas jalan yang tidak sesuai dengan beban kendaraan yang melintas di atasnya. Selain itu, Lukmansyah menyoroti pihak Dinas Pekerjaan Umum provinsi yang terkesan asal-asalan dalam pemeliharaan dan perbaikan jalan ini.

“Saya lihat dari awal tahun 2023 hingga sekarang kondisi ruas jalintim di beberapa titik kondisinya sama saja, bahkan bertambah parah. Kalaupun jalan itu dilakukan penyekrapan, ujung-ujungnya tidak tahu kapan akan di aspal lagi, seperti yang kondisi ruas jalan di wilayah Kecamatan Talang Kelapa,” ujarnya.

Lukmansyah menambahkan, pihaknya akan terus mengawasi dan mendesak pemerintah untuk segera menangani masalah jalan lintas timur ini. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar dan tetap berhati-hati saat melintas di jalan tersebut.

“Kami akan terus mengawal dan mendorong pemerintah agar segera memperbaiki jalan ini. Ini adalah hak masyarakat untuk mendapatkan jalan yang layak dan aman. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar dan tetap berhati-hati saat melintas di jalan ini. Jangan sampai ada korban jiwa akibat kerusakan jalan ini,” tuturnya. (MLN)