SWARAID – PALEMBANG, (19/10/20) : Bujang Gadis Duta Protokol Kesehatan Palembang akhirnya dikukuhkan setelah selama sekitar dua pekan menjalani pelatihan dan dikarantina. Bujang Gadis Duta Protokol Kesehatan akhirnya dikukuhkan oleh ketua DPRD Sumatera Selatan, Hj. R.A. Anita Noeringhati S.H., M.H dan juga selaku Dewan Penasihat dari Duta Protokol Kesehatan Kompas RI di Atrium OPI Mall Jakabaring.
Anita Noeringhati, ketua DPRD Sumatera Selatan yang hadir dan juga membacakan ikrar dan melantik Bujang Gadis Duta Protokol Kesahatan, menilai ini dengan sangat positif dan diharapkan mampu membantu peran Pemerintah dalam memerangi pandemi di Kota Palembang.
“Saya selaku Ketua DPRD Sumatera Selatan sangat mengapresiasi, karena kegiatan positif sekali untuk generasi muda, karna kegiatan ini adalah kepentingan masyarakat banyak, kepentingan negara dalam menghadapi covid”. Terang nya
Di lain sisi, Anita Noeringhati juga mengapresiasi inisiasi pemuda yang tergabung dalam Kompas-RI yang membentuk generasi peduli kesehatan melalui pelatihan khusus.
“Banyak hal yang mungkin bisa dipilih, namun Kompas RI memilih membina generasi muda untuk menjadi Bujang Gadis Duta Protokol Kesahatan. Karena apa kita harus selalu menaati protokol kesehatan.” Tuturnya.
Anita mengharapkan agar nantinya Kompas RI dan Duta Protokol Kesehatan terus berkembang dan juga diharapkan bisa membina generasi muda kedalam hal-hal positif lainnya.
Febri Zulian, Founder Bujang Gadis Duta Protokol Kesahatan dan anggota Kompas-RI, mengharapkan Duta Protokol Kesehatan yang telah dilantik ini dapat bersinergi dengan Pemerintah dan juga bersinergi dengan masyarakat, agar sosialisasi tentang protokol kesehatan bisa sampai kepada masyarakat secara menyeluruh.
“Alhamdulillah hari ini sudah kita lakukan pelantikan dan pengukuhan, harapannya sosialisasi dan edukasi tentang protokol kesehatan bisa sampai ke tatanan terkecil di masyarakat.
Menjawab tantangan ketua DPRD yang mengharapkan Duta Protokol Kesehatan ini tidak hanya bergerak dalam bidang kesehatan tapi juga mampu mengembangkan talenta dari setiap Duta Protokol Kesehatan, Febri Zulian menuturkan.
“Bujang gadis Protokol Kesehatan juga menyimpan banyak sekali talenta yang merupakan potensi sumber daya manusia, sehingga bukan hanya menjadi Duta Protokol Kesehatan, tapi kita akan mengembangkan minat bakat mereka. Selain itu Duta Protokol Kesahatan ini juga bukan hanya sebatas Duta Protokol Kesehatan yang hanya membicarakan tentang mematuhi Protokol Kesehatan, atau berbicara bagaimana pemulihan ekonomi, akan tetapi diharapkan Duta Protokol Kesehatan harus juga kreatif dengan mampu beradaptasi dengan kebiasaan baru ini”. Ungkapnya kepada SWARAID.
Febri juga menjelaskan bahwa Duta Protokol Kesehatan ini tidak hanya sekali namun akan terus berkembang dan meluas.
“Jadi kita saat ini sudah merekrut 280 orang diawal, kita sudah menyatakan lulus, dengan 18 pasang ditingkat kecamatan dan 20 pasang ditingkat kelurahan. PR kedepan kita akan lengkapi hingga 107 kelurahan di Palembang, dan kita rencana mau coba audiensi dengan beberapa Kepala Daerah Kabupaten Kota di seluruh Sumatera Selatan dan juga akan membentuk Bujang Gadis Protokol Kesahatan di Tingkat Kabupaten”. Jelasnya.
Terkahir Febri meminta kepada pihak Pemerinth Kota Palembang merespon dan bersinergi secara optimal dengan Kompas RI.
“Saya meminta dalam hal ini Pemerintah Kota Palembang, seyogyanya bisa bersinergi dengan baik bersama Kompas-RI. Karena kami tidak mempunyai kekuatan yang cukup dalam rangka bersosialisasi dan mengedukasi kepada masyarakat. Jadi Pemerintah jangan cuek terhadap kami, apabila cuek maka akan mati kreatifitas kami para pemuda”. Tutupnya
Apriansyah, salah satu dari Duta Protokol Kesehatan yang terpilih menjadi ketua
“Sebuah tanggung jawab buat saya dan teman-teman agar nantinya bisa mengawal masyarakat dan juga memberikan edukasi yang benar tentang protokol kesehatan, yang agar nantinya kita bisa cepat keluar dari masa pandemi ini”. Tutur Isnaini Madini, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang.
Isnaini Madani yang juga sebagai Dewan Pembina dari Bujang Gadis Duta Protokol Kesehatan berharap bahwa Duta Protokol Kesehatan dapat berkolaborasi dengan sektor pariwisata agar bisa menerapkan protokol kesahatan di perhotelan, mall, dan destinasi wisata lainnya yang ada di Palembang.
Isnaini Madani menambahkan, “Kita tahu bahwa di sana-sini masyarakat masih banyak yang belum mengetahui tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan agar nantinya bisa mengawal, membina, menegur masyarakat. Yang agar apa yang kita inginkan dalam menekan perluasan penyelenggaraan covid-19 di kita Palembang” tutupnya.
