10 Oktober 2020 - 19:40 WIB | Dibaca : 1,511 kali

Jamban Cemplung Punya Wong Perairan

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SwaraID – Banyuasin, (9/10/20) : Banyuasin, salah satu Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan yang terkenal dengan wilayah Perairan atau akrab disebut Jalur.

Wilayah jalur sendiri selain warga Lokal terdapat berbagai masyarakat transmigrasi, perantau dari penjuru Nusantara yang tentunya mewarnai adat dan budaya di Kabupaten sedulang setudung. Selain Keunikan adat budaya terdapat ciri khas wilayah aliran sungai Musi ini yaitu Model Jambannya.

Jamban yang yang tak lazim ini banyak kita temui jika jalan-jalan dibelakang rumah warga dipinggiran sungai dengan ukuran sekitar 1×1 m non permanen.  Biasanya  di dalam jamban terdapat ember yang berisi air untuk membersihkan sisa hajat.

Meskipun Pemerintah sudah memberikan anjuran standar MCK, namun warga jalur sepertinya nyaman dengan model jamban ini dengan berbagai varian kualitas, mulai dari yang berdinding Papan, menggunakan terpal, sampai dengan yang menghubungkan sepanduk bekas Kampanye.

Ditemui AS (27) salah satu warga Jalur menerangkan

“Jamban ini sudah turun temurun dari generasi ke generasi di gunakan untuk buang hajat, kami juga meyakini ini tidak menggangu kesehatan karena hajat yang dibuang langsung mengalir di sungai menuju Laut, kadang juga langsung disantap ikan Juara.” Gesahnya.

Namun lebih lanjut AS mengatakan, jika Pemerintah ada Program pembuatan jamban, dipastikan masyarakat dapat Menerima.