23 November 2020 - 20:51 WIB | Dibaca : 1,049 kali

Pencurian Gudang Barang, Tuan Rumah Lapor Polisi

Laporan : Surya
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID – PALEMBANG, (23/11/20) : Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang kembali menerima laporan dari seorang ibu rumah tangga (IRT) yang diduga telah menjadi korban pencurian.

Korban Neny (59), warga Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Sebrang Ulu II, Palembang, melaporkan bahwa posisi rumah sedang ditinggal atau tidak dihuni. kejadiannya diketahui pada Senin (23/11/20) sekitar pukul 07.00 WIB.

Ia menerangkan bahwa rumah yang ada di Jl Amin Mulya, Kampung Pete, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, masih dalam tahap pembangunan dan hampir selesai.

“Rumah itu sedang tahap pembangunan, memang tidak ada penghuni yang menunggu dan kami tinggalkan untuk sementara, termasuk tukang yang mengerjakan rumah juga jika sudah bekerja pulang kerumah semua tidak menginap disana.” Ujar Neny

Lalu, saat di lokasi (TKP) korban hendak mengecek rumah, tapi terlihat pintu gudang terbuka dan posisi gembok sudah rusak.

“Saya terkejut bahwa pintu rumah sudah terbuka, setelah saya cek kedalam semua barang-barang yang ada di dalam sebagian sudah hiIang.” Jelas Neny.

Neny menambahkan, memang baru sekali ini kejadian yang tidak diduga tersebut, selama ini aman-aman saja saat rumah ditinggal.

“Perkiraan saya pelaku mencuri saat kondisi hujan dan padam lampu, karena malam itu posisinya memang sedang hujan deras.” Ungkap Neny saat diwawancarai oleh para awak media, pada Senin (23/11/20).

Menurut informasi yang dihimpun, barang-barang yang dicuri pelaku yaitu pompa air merek Sanyo, kunci, besi pentilasi 10 unit, loteng 12 unit, gating ben 2 buah, pacul 1 buah, kompor gas merek rinai, garapeti, dan tabung gas 1 unit.

Neny (59) sangat berharap pelaku bisa segera tertangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan dari korban bernama Neny (59) atas kasus pencurian yang menimpanya.

“Laporan tersebut sudah di terima anggota piket SPKT kita, dan akan kami serahkan ke Unit Reskrim Polrestabes untuk diselidiki dan ditindaklanjuti.” Tutup Irene.