19 Agustus 2022 - 15:44 WIB | Dibaca : 862 kali

Festival Pangan Lokal dan Diskusi Program Petani Bangkit Dalam Rangka Ketahanan Pangan

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

Indonesia sebagai salah satu negara di dunia yang mau tidak mau akan mengalami hal yg sama dengan negara-negara dunia lainnya dalam hal krisis global

SWARAID, BANYUASIN: Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin Hj. Neni Tri Haryani Slamet membuka gelaran acara Festival Pangan Lokal Dan Diskusi Petani Bangkit Kabupaten Banyuasin 2022 di Graha Sedulang Setudung, Kamis (18/8/22).

Dikatakan Neni Tri Haryani Slamet, guna mensosialisasikan daya pangan berbasis sumber daya lokal, maka perlu adanya acara-acara dan kegiatan yang secara langsung mengenalkan kepada masyarakat hasil pangan yang diproduksi menggunakan sumber daya lokal tersebut

“Pola konsumsi masyarakat Banyuasin khususnya, saat ini masih didominasi oleh beras, padahal banyak sumber daya pangan selain beras yang dapat dijadikan bahan pangan alternatif, seperti jagung, umbi-umbian, sagu dan sebagainya yang dapat diolah menjadi bahan pangan untuk menggantikan beras,” kata Neni.

“Dan kita menyadari bahwa tidak ada satupun pangan yang mengandung gizi lengkap, namun semakin ragamnya sumber pangan yang dikonsumsi maka semakin tinggi pula asupan gizinya,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Badan Ketahanan Pangan, Yuni khariani, M. Si menjelaskan, Indonesia sebagai salah satu negara di dunia yang mau tidak mau akan mengalami hal yg sama dengan negara-negara dunia lainnya dalam hal krisis global, diantaranya krisis energi, krisis keuangan dan krisis pangan. Maka pemerintah Indonesia, khususnya Kabupaten Banyuasin tidak boleh berpangku tangan.

“Sejak tahun 2020 Kabupaten Banyuasin telah melaksanakan program Banyuasin Bangkit. Dan PPL adalah ujung tombak dalam menghadapi upaya kesiap siagaan dalam menghadapi krisis pangan,” kata Yuni.

“Maka dari itu, demi mencapai kemandirian pangan. Betapa pentingnya peran PPL, kami juga ucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya upaya pemerintah banyuasin yang telah dilaksanakan dalam upaya menjaga ketahanan pangan Indonesia, terkhususnya Kabupaten Banyuasin,” tambahnya lebih lanjut.

Dengan terlaksanya Festival Pangan Lokal Dan Diskusi Program Petani Bangkit Dalam Rangka Ketahanan Pangan ini, Yuni berharap kedepan masyarakat Kabupaten Banyuasin dan seluruh Indonesia dapat memahami akan pentingnya sumber daya pangan alternatif guna menghadapi krisis pangan yang kemungkinan akan terjadi.