15 Maret 2022 - 17:54 WIB | Dibaca : 1,224 kali

Dongkrak Pendapatan, Akan Disediakan Lapak Advertise dan UMKM di Setiap Stasiun LRT

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, PALEMBANG: Terpaan badai Covid-19 mengakibatkan penurunan pendapatan Light Rapid Transit (LRT) Sumsel, hingga 60 persen di tahun lalu.

Balai Pengelolaan Kereta Api Ringan akan menggadeng pihak swasta sediakan lapak advertise serta lapak bagi UMKM di setiap stasiun guna mendongkrak pendapatan.

Rencana tersebut dilakukan setelah melihat peningkatan pengguna angkutan umum tersebut pasca Menteri Perhubungan RI membuat gerakan kembali ke angkutan umum baru-baru ini.

“Kemarin sudah ada gerakan kembali ke angkutan umum, itu membuat kenaikan jumlah pengunjung perharinya dari yang 5200 perhari kini sudah 6250 pengguna perharinya per bulan Maret ini,” ucap Kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan, Prih Galih, Selasa pagi (15/03/22).

Menurutnya dengan mulai meningkatnya pengguna angkutan umum LRT, akan dimanfaatkan oleh pihaknya untuk berkerjasama dengan pihak swasta di luar koor bisnis angkutan umum.

“‘Dengan kini stasiun-stasiun sudah mulai ramai, itu juga menjadi peluang untuk advertising bisa masuk,” lanjutnya.

Untuk advertise sendiri tidak hanya ada di setiap stasiun LRT, namun juga akan ada di setiap gerbong LRT, guna menambah pundi-pundi pendapatan LRT.

Sementara untuk UMKM, Balai Pengelola Kereta Api Ringan LRT sumsel, akan menerapkan sistem Sharing Profit. Dimana di setiap stasiun LRT akan disediakan 10 lapak UMKM, tidak hanya kuliner namun juga pakaian dan souvernir.

“Sebelum ini kita bisa menggaet UMKM untuk berjualan di dalam stasiun. Sistemnya nanti sharing profit. Kita juga meminta tetap jaga kebersihan kondisi stasiun supaya tetap elegan,” terangnya.

Sementara itu, hingga saat ini dari bisnis angkutan umum Prih Galih mengaku, penjualan tiket LRT hanya mampu mengcover untuk kebutuhan angkutan sehari-hari.

“Sudah ada peningkatan kapasitas normalnya sekarang 60 persen. Dan itu masih ter-cover untuk kebutuhan angkutan,” tutupnya.