28 Desember 2020 - 19:33 WIB | Dibaca : 1,220 kali

Ditonjok Anak Buah, Pengawas Galian Pipa PDAM Tak Terima

Laporan : Surya
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, PALEMBANG, (28/12/20): Seorang Pria bernama Indra (22) yang merupakan pengawas galian pipa PDAM di lapangan melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang atas dugaan kasus penganiayaan yang dialaminya.

Dari keterangan korban, pelaku atas penganiayaan tersebut ialah anak buahnya sendiri yang bernama Amek (20).

Diketahui, penganiayaan itu terjadi di Jalan Dwikora II, dekat Lorong Tinta Mas, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, pada Minggu (27/12/20) sekitar pukul 10.30 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban menegur teman pelaku yang kerjanya tidak sesuai dengan keinginannya dan tidak mengikuti perintah korban. Kemudian pelaku Amek, menemui korban di tempat kejadian perkara (TKP) lokasi kerja penggalian untuk pipa PDAM.

“Awalnya saya menegur teman si Amek ini karena pada saat itu kerjanya tidak sesuai apa yang sebelumnya saya perintahkan, melihat saya menegur temannya itu nampaknya si Amek ini langsung menunjukkan muka tidak senang pada saya.” Terang Indra.

Indra menuturkan, bahwa teman terlapor yang ia tegur tersebut masih ada ikatan keluarga sama terlapor.

“Setelah dari itu, Amek ini menemui saya di tempat kejadian perkara (TKP) lokasi kerja penggalian untuk pipa PDAM.” Jelas Indra.

Tambahnya, terlapor mengatakan kepada Indra bahwa terlapor tersinggung saat rekannya tersebut dimarahi, lalu tidak beberapa lama kemudian saat Indra sedang duduk, terlapor kembali melintas di depannya dan sempat cek-cok.

“Saat saya duduk kemudian melintas pelaku dan langsung berkata ‘mengapa lihat- lihat?’ dan langsung menonjok muka saya. Saat keributan ini terjadi, langsung dilerai pekerja lainnya. Pelaku ini merupakan pekerja kita bagian gali pipa dan saya disana diperintahkan kepala sebagai pengawas lapangan.” Tutup Indra saat diwawancara oleh para awak media usai melapor ke SPKT Polrestabes Palembang.

Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami bengkak serta memar bagian muka sebelah kanan, dan sangat berharap kepada pihak kepolisian untuk menindaklanjutinya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang AKP Irene membenarkan adanya laporan korban penganiayaan terhadap seorang pria bernama Indra (22) yang diduga telah menjadi korban penganiayaan oleh anak buahnya sendiri.

“Laporan korban sudah diterima oleh anggota piket SPKT kita, lalu kemudian akan diserahkan kepada Unit Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilidik dan ditindaklanjuti.” Tutup Irene