20 Januari 2022 - 08:33 WIB | Dibaca : 1,170 kali

Usul MPR Dibubarkan Saja, Fahri Hamzah: MPR Tidak Ada Kesibukan!

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, JAKARTA: Sebut para anggota Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) saat ini tidak memiliki kesibukan, Fahri Hamzah mencetuskan usulan agar MPR dibubarkan saja.

Politikus Partai Gelora ini menilai, dari beberapa pimpinan MPR, ia berseloroh hanya Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang memiliki kesibukan, itupun hanya mengurus motor.

Ia pun menyarankan Bamsoet untuk menjadi ketua terakhir MPR.

“Pernah saya telepon Mas Bambang, bahkan sebelum diskusi, saya bilang. Mas kayaknya saya mengusulkan ketua MPR terakhir itu adalah mas Bambang,” kata Fahri dalam diskusi daring, Selasa (19/1) mengutip CNN Indonesia.

Usulan ini memancing reaksi Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Basarah. Ahmad Basarah mengaku tak setuju dengan usulan yang dilontarkan politikus Partai Gelora, Fahri Hamzah.

Menurut Basarah, Partai Gelora sebaiknya menyampaikan usulan yang bisa memperkuat MPR sebagai lembaga. Bukan malah mengusulkan agar dibubarkan.

“Justru sebaliknya bagaimana memperkukuh lembaga MPR ini sebagai lembaga yang dulu dibentuk oleh para pendiri bangsa,” kata Basarah dalam diskusi daring, Rabu (19/1).

Basarah heran ketika Fahri menganggap pimpinan MPR sudah tak memiliki kesibukan. Sebab, kata Basarah, MPR saat ini memiliki tugas dan wewenang yang jelas.

Pertama, kata Basarah, MPR memiliki tugas mengangkat atau melantik presiden dan wakil presiden hasil pemilihan umum. MPR juga berwenang memberhentikan presiden atau wakil presiden melalui keputusan Mahkamah Konstitusi.

MPR pun melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada masyarakat.

Menurut Basarah, usulan pembubaran MPR sama saja dengan menghapus sistem ketatanegaraan yang berlaku di Indonesia saat ini.

“Kalau itu terjadi, yang terjadi adalah adalah kebuntuan ketatanegaraan kita,” kata dia.