SWARAID – PALEMBANG, (24/10/20) : Unit IV Jatanras Polda Sumatera Selatan melalui Tim Punisher mereka, berhasil meringkus tiga pelaku atas kasus pembacokan yang dilakukan para pelaku terhadap dua Mahasiswa di kota Palembang, pada Selasa, (20/10/20) dini hari lalu.
Kedua mahasiswa yang menjadi korban atas insiden pembacokkan tersebut yakni Andrian (24) Warga Seberang Ulu I dan DP (23) Kecamatan Gandus Palembang.
Ketiga pelaku yaitu SJ (23) warga Jalan Dempo Dalam, Ilir Timur I, AF (20) warga perumahan OPI, Jakabaring dan RR (21) warga Jalan Sutan Sahrir, Ilir Timur I Palembang.
Dari ketiga pelaku yang ditangkap tim Jatanras yakni AF (20) diminta untuk mencoba menjelaskan kronologi awal mula kejadian.
“Awalnya cuma konflik senggolan di club malam pak, sebenarnya kami sudah punya niat ingin memutuskan berdamai.” Jelas AF kepada SWARAID.
“Ketika kami ingin bertemu menemui korban secara baik-baik, ternyata kami malah dikepung hampir 12 orang yaitu dari teman korban semua yang ingin menyerang kami.” Jelas AF kembali.
AF mengungkapkan, bahwa ia dan rekannya SJ dan RR merasa tidak terima atas pengepungan itu.
Seketika mereka kabur pulang ke kost untuk mengambil samurai dan celurit guna menyerang balik ke lokasi TKP tepatnya di Jalan Tasik, Seputaran Kambang Iwak.
“Sesampai kembali dilokasi kami tak pikir lama, saya bersama RR dan SJ turun dari mobil langsung membacok mereka dan setelah itu pergi kabur .” Ujar AF.
Akibat dari aksi pengeroyokkan tersebut, dua orang mengalami luka yaitu Andrian (24) dibacok bagian kepala dan DP (23) terkena sabetan samurai ditangan.
Sementara itu, Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi menjelaskan dan mengatakan tiga tersangka ditangkap saat mau berangkat ke kota Bangka di kawasan Tanjung Siapi Api untuk melarikan diri.
“Saat ditangkap ada lima orang dalam satu kendaraan, setelah diperiksa ketiga tersangka berperan langsung yang lakukan pepenganiayaan kepada kedua korban.” Ungkap Suryadi.
Ia juga menjelaskan, bahwa insiden itu bisa terjadi bermula karena “senggolan” di salah satu tempat hiburan malam di Palembang, karena jiwa setia kawan yang tinggi serta berlebihan tadi, maka terjadilah tindak penganiayaan.
“Insiden pembacokan itu terjadi di Jalan Tasik tepatnya di seputaran Kambang Iwak Palembang, Selasa (20/10/20) dini hari sekitar jam 04.15 WIB. Dan ketiga tersangka tersebut berhasil ditangkap anggota kita dari unit IV Jatanras Polda Sumatera Selatan.” Tutup Suryadi.
