25 Oktober 2022 - 07:12 WIB | Dibaca : 727 kali

Tanda-tanda Awal Gagal Ginjal yang Harus Diketahui

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

Jika tidak segera dideteksi dan ditangani, kondisi ini dapat memicu komplikasi yang serius

SWARAID, JAKARTA: Ginjal merupakan salah satu organ vital yang memiliki fungsi sebagai sekresi yang terletak di belakang perut atau abdomen.

Fungsi ginjal sebagai penyaring sehingga ginjal memisahkan limbah yang beracun, mengatur keseimbangan cairan tubuh. Selain itu, ginjal bertugas untuk memproduksi hormon dan enzim yang mampu mengendalikan tekanan darah, membuat sel darah merah, dan menjaga tulang tetap kuat.

Gagal ginjal terjadi manakala ginjal tak mampu menjalankan fungsi sebagaimana harusnya. Jika tidak segera dideteksi dan ditangani, kondisi ini dapat memicu komplikasi yang serius.

Manakala seseorang mengalami gagal ginjal, artinya ginjalnya telah kehilangan kemampuan untuk menyaring kotoran, mengontrol kadar air dalam tubuh, serta mengendalikan tekanan darah.

Ketika kondisi ini terjadi, racun dan cairan berbahaya terkumpul di dalam tubuh dan memicu masalah kesehatan.

Berikut beberapa tanda awal kegagalan ginjal

1. Mudah Lelah

Penurunan fungsi ginjal secara perlahan menyebabkan penumpukan racun dan kotoran dalam darah. Hal ini membuat tubuh menjadi mudah lelah, lemah, dan mengalami kesulitan berkonsentrasi. Pada beberapa kasus, kondisi ini menyebabkan anemia dan membuat tubuh selalu terasa lemah dan lunglai.

Baca Juga :  Resmi! BPOM Rilis 5 Obat Mengandung Etilen dan Dietilen Glikol

2. Kulit Kering dan Gatal

Kulit yang tiba-tiba menjadi kering dan gatal terkadang bukan mengindikasikan adanya penyakit kulit. Bisa saja itu merupakan tanda ada gangguan dalam kadar mineral dan tulang yang sering mengintai pengidap gagal ginjal stadium lanjut. Munculnya gejala kulit kering dan gatal menandakan bahwa ginjal tidak lagi mampu menjaga keseimbangan mineral dan nutrisi dalam darah.

3. Keluarnya Darah Ketika Buang Air Kecil

Salah satu prosedur dari fungsi penyaringan dalam ginjal adalah memisahkan limbah dari darah, yang kemudian diproses menjadi urine.

Ketika ginjal mengalami penurunan fungsi, maka prosedur ini terganggu, sehingga seringkali membuat darah bercampur ke dalam urine.

Selain menandakan adanya kegagalan fungsi ginjal, kondisi ini bisa menjadi indikasi penyakit lain, seperti batu ginjal atau infeksi.

4. Urine Berbusa

Menurut National Kidney Foundation, adanya busa pada urine menandakan fungsi ginjal yang terganggu.

Busa pada urine menandakan bahwa terdapat protein dalam urine. Protein yang biasa ditemukan pada urine adalah albumin, yaitu protein yang juga ditemukan pada telur.

Baca Juga :  Penggunaan Etilen Oksida Pada Mi Instan Masih Aman Dikonsumsi?

5. Pembengkakan pada Pergelangan Kaki dan Kaki

Penurunan fungsi ginjal menyebabkan terjadinya retensi natrium dan menimbulkan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh. Kaki, lengan, tangan, dan wajah, merupakan beberapa bagian tubuh yang paling rentan mengalami pembengkakan ketika terjadi masalah pada ginjal.

Masih melansir dari National Kidney Foundation, pembengkakan pada bagian pergelangan kaki dapat menjadi tanda adanya penyakit jantung, penyakit hati dan masalah vena kaki kronis.

6. Pembengkakan pada Area Mata

Adanya gangguan pada fungsi ginjal dapat sebabkan pengidap alami pembengkakan pada area mata. Hal ini terjadi karena ginjal membocorkan protein dalam darah yang membuat pembengkakan pada beberapa bagian tubuh, salah satunya pada area mata.

7. Penurunan Nafsu Makan

Tanda lain dari gagal ginjal adalah penurunan nafsu makan yang terjadi secara konstan. Gejala ini merupakan salah satu gejala yang cukup umum dan bisa disebabkan akibat penumpukan racun dalam tubuh.

8. Otot Lebih Sering Mengalami Kram

Ketidakseimbangan elektrolit dapat terjadi akibat adanya gangguan ginjal. Akibatnya, beberapa nutrisi seperti fosfor maupun kalsium dapat mengalami penurunan sehingga menyebabkan kram otot.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Panggil dan Periksa Pejabat BPOM Perihal Kasus Gagal Ginjal Akut

9. Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

Sebaiknya waspada terhadap kebiasaan meningkatnya frekuensi buang air kecil khususnya di malam hari. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan pada ginjal. Segera lakukan pemeriksaan jika kondisi ini sampai mengganggu tidur, peningkatan frekuensi buang air kecil juga bisa disebabkan oleh faktor lain, seperti infeksi saluran kemih atau pembesaran prostat pada pria.

Komentar