SWARAID, PALEMBANG: Status Gunung Dempo menjadi waspada level II, namun masyarakat dan pendaki masih diperbolehkan untuk beraktivitas di sekitar gunung tersebut.
Gunung Dempo sendiri berada di Desa Sidorejo, Kecamatan Pagar Alam, Kabupaten Pagar Alam dan menjadi salah satu destinasi pariwisata yang diminati berbagai kalangan. Baik untuk mengambil foto, menikmati suasana kebun teh, dan mendaki Gunung Dempo itu sendiri.
Sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya, dalam surat edaran Badan Geologi Kementerian ESDM (Nomor : 5.Lap/GL.05/BVG/2022) yang mengatakan peningkatan status Gunung Dempo dari normal level I menjadi waspada level II, pemerintah provinsi Sumatera Selatan akan mempersiapkan langkah-langkah antisipasi melalui penyiapan personil dan peralatan.
Menurut Penasehat Forum Pecinta Alam Pagar Alam, Arindi mengatakan bahwa untuk pendaki masih diperbolehkan melakukan aktivitas di sekitar Gunung Dempo.
“Masih diperbolehkan, namun harus terpacu dari surat PVMBG yang mengajurkan untuk menjaga jarak aman dari bibir kawah sejauh 1 km,” ujarnya saat diwawancarai SWARAID, Selasa (11/1/22).
Arindi juga menyatakan bahwa persyaratan untuk pendaki itu sendiri dianjurkan lebih mempersiapkan peralatan dan perlengkapan sesuai dengan SOP yang sudah ditentukan.
“Pendaki yang ingin mendaki di Gunung Dempo itu harus sudah mempersiapkan alat-alat yang lengkap, apalagi sekarang musim hujan jadi harus lebih safety lagi,” katanya.
Ia juga menambahkan, ada perubahan dalam jumlah pendakian Gunung Dempo saat normal dan waspada level II.
“Ada perbedaan jumlah pendakian saat situasi Dempo normal dan waspada, yang dimana Dempo saat ini sangat sepi dari pendakian,” tambahnya.
Lebih Lanjut, Arindi juga menambahkan bahwa akan ada sosialisasi yang dilakukan untuk pendaki lain yang ingin mendaki dan perlu diberitahukan kondisi Gunung Dempo saat ini.
Sedangkan terkait dengan koordinasi jalur evakuasi dari berbagai wilayah yang disebut-sebut akan terdampak erupsi, masih menunggu kewenangan dari pihak BPBD dan Basarnas serta aktivitas dari Gunung Dempo itu sendiri.
“Untuk evakuasi kita lihat juga tingkatan aktivitasnya, dalam level bahaya dan awas,” tambahnya.
Salah satu Warga Desa Janang, Kelurahan Gunung Dempo, Pagar Alam, Delta Asmara Mengatakan masih takut dengan situasi Dempo sekarang yang menjadi waspada level II, dan Gunung Dempo sempat tertutup awan.
“Iya pasti ada rasa takut juga karena keberadaan rumah saya dibawa kaki gunung dempo,” Ujarnya saat dihubungi via sambungan seluler.
Sementara itu, Delta menyampaikan kalau untuk pendakian memang masih diperbolehkan asal tidak sampai ke merapi.
Namun, delta juga menyarankan melihat situasi Gunung Dempo saat ini level 2 lebih baik ditutup saja untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
“Walaupun pendakian masih dibuka itu pasti ada alasan dan pertimbangan dari pihak BMKG, Pemerintah ataupun teman-teman lain yang menjaga di bascamp pendakian,” tambahnya.
Ia berharap semoga status keaktifan gunungnya menurun, dan semua kembali aman.
