26 Oktober 2021 - 10:58 WIB | Dibaca : 1,385 kali

Standar Nilai Passing Grade Terlalu Tinggi! Banyak Peserta Seleksi PPPK tak Lolos

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID-PALEMBANG, (26/10/2021): Tingginya standar nilai passing grade (PG) atau nilai ambang batas  pada seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengakibatkan banyak peserta seleksi yang tidak lolos.

Dijelaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto, dari kuota yang disediakan pemerintah sebanyak 500 orang untuk calon guru PPPK, namun peserta yang lolos tidak mencapai 100 persen dari kuota tersebut. Zulinto juga menerangkan bahwa peserta seleksi didominasi oleh guru honor berusia 35 tahun.

“Ini menjadi keluhan para honorer. Peserta tes PPPK banyak tidak lulus PG dan otomatis langsung tidak lulus, otomatis kuota PPPK sekitar 500 orang itu tidak terpenuhi,” katanya.

Sedangkan kebutuhan guru di kota Palembang saat ini sekitar 4.000 pengajar. Jika kuota P3K sebanyak 500 orang terpenuhi, artinya tersisa 3.500 lagi kebutuhan guru.

“Selain memenuhi kebutuhan guru juga untuk menurunkan jumlah honorer dan menjadi lebih terjamin jika menjadi PPPK,” katanya.

Namun, melihat situasi yang terjadi, tentu target penurunan jumlah tenaga pengajar honor tidak tercapai.

“Sebelumnya kita sudah koordinasi untuk meningkatkan afirmasi untuk usia ditingkatkan, berhasil, tapi untuk PG tidak bisa,” katanya.

Terlepas dari itu, Zulinto meminta para guru untuk meningkatkan kemampuannya. Sebab guru dituntut untuk memiliki nilai kognitif yang tinggi.

“Banyak guru yang pensiun setiap tahun. Guru honorer inilah yang membantu pembelajaran di sekolah di tengah kekurangan guru saat ini,” katanya.