SWARAID, PALEMBANG : Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang luncurkan aplikasi LACCAK BOM (Listrik, ATK, Covid-19, Alat Lainnya, Karcis, Bahan Medis habis pakai, Obat, dan Makanan Pendamping Asi) pada peringatan Hari Kesehatan Nasional.
Hal tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus berupaya mengoptimalkan dalam pelayanan kesehatan terhadap masyarakat kota Palembang.
LACCAK BOM adalah aplikasi berbasis web yang bertujuan untuk mempermudah pemantauan stok barang, pengendalian persediaan barang (obat-obatan) di Dinas Kesahatan, Puskesmas, atau Rumah Sakit di kota Palembang serta menjaga mutu persedian.
Aplikasi LACCAK BOM digagas oleh Sri Yulia Ningsih, S.KM., M.Kes yang di resmikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Palembang, dr. Hj. Fenti Aprina, M.Kes di Atrium Palembang Indah Mall (PIM) di Hari Kesehatan Nasional, Jumat (12/11).
Selaku penggagas aplikasi, Sri Yulia Ningsih, S.KM., M.Kes menjelaskan, bahwa dalam pengembangan, aplikasi LACCAK BOM juga nantinya akan mencakup tentang ketersediaan obat di apotek se-kota Palembang dalam membantu masyarakat untuk memperoleh layanan obat secara mudah, cepat, tepat dan lengkap.
“Semoga aplikasi ini dapat meningkatkan mutu layanan pada masyarakat, sehingga masyarakat kota Palembang juga dapat selalu sehat dan sejahtera,” kata Yulia yang juga merupakan Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Kota Palembang, Minggu (14/11).
“Masyarakat dapat membuka web dan melihat jumlah persediaan obat di apotek, sehingga pelayanan obat atau kefarmasian dapat dilakukan melalui online terutama pada penyakit komorbid dan kronis,” tambahnya.
Diketahui juga, selain meluncurkan aplikasi LACCAK BOM, Dinkes kota Palembang juga serentak luncurkan aplikasi lainnya, yakni Aplikasi SIKAT TBC gagasan dr. FAUZIA, M. Kes dengan dihadiri oleh Selviana Harnojoyo, Sekda Kota Palembang, Kapolresta Palembang, Kepala Badan Intelenjen (BIN) Kota Palembang, Kepala Puskesmas serta Direktur Rumah Sakit dan tamu undangan lainnya.
