24 Agustus 2022 - 12:19 WIB | Dibaca : 1,108 kali

Oknum DPRD Kota Palembang Pukul Wanita di SPBU, Viral!

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

Pengurus DPC Partai Gerindra Kota Palembang membenarkan aksi penganiayaan tersebut dilakukan oleh oknum kadernya

SWARAID, PALEMBANG: Heboh di media sosial penganiayaan pengantri SPBU di Jl. Demang Lebar Daun yang akhirnya diketahui pelakunya ialah oknum anggota DPRD Kota Palembang.

Diketahui peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (5/8/22) malam, namun baru diviralkan netizen pada Selasa (22/8/22) malam.

Terlihat pada rekaman CCTV SPBU, seorang pria melakukan penganiayaan kepada seorang wanita yang juga tengah mengantri untuk mengisi BBM, bernama Nurmala.

Pria yang dimaksud ialah politisi Partai Gerindra Kota Palembang bernama M. Syukri Zein yang juga merupakan anggota DPRD Kota Palembang.

Sementara Pengurus DPC Partai Gerindra Kota Palembang membenarkan aksi penganiayaan tersebut dilakukan oleh oknum kadernya.

Bahkan Ketua DPC partai Gerindra kota Palembang Akbar Alvaro menyebut akan memberi tidak tegas terhadap kadernya tersebut.

Akbar menilai, tidak dibenarkan seorang pejabat publik melakukan penganiayaan terhadap masyarakat umum.

“Kami sebagai kader Partai Gerindra tidak mentolerir kader kami yang melakukan aksi penganiayaan terhadap masyarakat,” tegasnya saat ditemui wartawan di sekretariat DPC partai Gerindra Kota Palembang, Rabu (24/8/22) sore.

Baca Juga :  Kasus Oknum DPRD Pukul Wanita Ditarik ke Polrestabes Palembang

Bahkan Akbar Alvaro menegaskan terhadap kadernya tersebut akan memberikan sanksi tegas. Saat ini hanya menunggu sikap dari DPD Partai Gerindra provinsi Sumatera Selatan.

“Bahkan kami tidak segan memberi sanksi pemecatan terhadap kader yang melakukan kekerasan terhadap masyarakat, ” ucapnya.

Terlepas itu, akbar Alvaro juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan mediasi antara kadernya yang melakukan penganiayaan dengan wanita yang menjadi korban tersebut.

“Dari hasil mediasi, yang bersangkutan akan mencabut laporannya dan kader kami ini (M.Syukri Zein) juga akan mencabut laporannya,” pungkasnya.

Syukri Zein sendiri saat dimintai keterangannya mengaku khilaf lantaran tak terima saat hendak masuk ke jalur pengisian pertamax di halau oleh korban yang mengantri pengisian BBM pertalite.

“Dia ingin ngisi pertalite, tapi menghalangi lajur mobil saya yang ingin ngisi pertamax,” ucapnya.

Syukri mengaku menyesal dengan aksi semena-menanya menganiaya perempuan tersebut.

“Saya minta maaf kepada masyarakat dan khususnya korban Nurmala,” ucapnya.

Komentar