27 November 2020 - 07:29 WIB | Dibaca : 934 kali

Lagi !! Owner Larikan Uang Arisan, Para Korban Lapor Polisi

Laporan : Surya
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID – PALEMBANG, (27/11/20): Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polrestabes Palembang (SPKT) kembali menerima laporan perihal penggelapan uang, kali ini menimpa wanita berinisial EL (27) dan rekan-rekannya yang diduga telah menjadi korban dari owner arisan online-nya sendiri yaitu bernama Umi (30).

Korban EL (27) merupakan warga Lorong Amal, Jalan Residen Abdul Rozak, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan IT II, Kota Palembang, ia mewakili rekan-rekannya yang juga menjadi korban untuk melapor.

EL mengatakan, bahwa aksi penipuan terlapor dengan kedok arisan online terbongkar Jumat (23/10/2020) lalu.

Diketahui, korban EL (27) bersama korban lainnya yakni JF, RZ, DA, AH, VM, DS sepakat untuk melapor polisi dan menanyakan kelanjutan arisan karena tidak ada kejelasannya.

“Saya dan para anggota telah mentransfer sejumlah uang arisan kepada terlapor, akan tetapi tidak ada kejelasan sampai saat ini dari terlapor.” Kata EL.

EL menambahkan, terlapor selalu memberikan harapan dan meminta para anggota untuk bersabar.

“Setelah bersabar dan selalu dijanjikan palsu, akhirnya saya dan rekan-rekan sepakat untuk menanyakan langsung kepada terlapor. Dan saat mendatangi rumah terlapor, tetapi terlapor tidak ada dirumah bahkan sampai sekarang tidak ada kabarnya.” Terang EL.

Atas kejadian tersebut, korba EL (27) dan para anggota lainnya mengalami kerugian sekitar Rp 134 juta.

“Kami melapor kesini supaya terlapor bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya dan uang kami bisa dikembalikan.” Tutup EL saat diwawancari oleh para awak media.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene turut membenarkan terkait adanya laporan korban berinisial EL (27) dan rekan-rekannya atas dugaan kasus penipuan atau penggelapan uang arisan online.

“Benar, Laporan sudah diterima anggota SPKT kita, selanjutnya laporan polisi tersebut akan dilidik dan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang.” Tutup Irene.