SWARAID, PALEMBANG: Kerap terjadi genangan air ketika hujan, sejumlah bangunan liar yang berdiri di atas saluran drainase kawasan Rumah Susun 24 Ilir Palembang terpaksa dibongkar pasukan biru Dinas PUPR Kota Palembang, Senin (17/1/22).
Terpantau di lokasi, belasan bangunan liar ditertibkan oleh 30 orang petugas Dinas PUPR kota Palembang dengan mengerahkan alat berat excavator.
Diterangkan koordinator lapangan dari tim sosialisasi drainase Dinas PUPR Kota Palembang Elly Agustina, sebelum bangunan tersebut dieksekusi, pihaknya telah melakukan sosialisasi secara persuasif kepada pemilik bangunan.
“Karena tidak ada tanggapan, lantas kita melakukan pembongkaran terhadap rumah-rumah warga yang memiliki bangunan liar yang menutupi saluran air (drainase),” ujarnya di lokasi pembongkaran.
Dikatakan Elly, pembongkaran tersebut dilakukan guna mengembalikan fungsi saluran drainase sebagai saluran ataupun serapan air kala hujan. Namun sungguh disayangkan, bangunan liar tersebut menyebabkan saluran jadi tidak berfungsi.
“Adanya bangunan liar tersebut membuat aliran air tersendat, sehingga kita lakukan pembongkaran bangunan liar yang menutupi drainase tersebut,” ungkapnya.
Elly menegaskan pula, pihaknya masih akan memantau seluruh saluran drainase di kota Palembang, guna memastikan saluran drainase tidak terganggu oleh bangunan bangunan liar yang berdiri di atas drainase.
“Harapan kita agar tidak ada lagi pembangunan liar yang menutupi drainase, ini kita lakukan agar aliran air bisa berjalan dengan lancar sehingga tidak adanya lagi sumbatan-sumbatan di dalam drainase tersebut,” tutupnya.
Sementara itu, Muslim (69) salah satu pemilik bangunan yang ikut diditertibkan petugas mengaku menerima saja bangunan miliknya harus dibongkar .
“Sudah 32 tahun saya tinggal disini, karena rumah yang saya tinggali itu juga menjadi tempat usaha menjahit. Saya tidak keberatan apabila bangunan liar yang saya buat dibongkar,” kata Muslim singkat.
