oleh

HD Apresiasi Alat Potong Hewan Kurban, Inovasi Warga Talang Gading Kalidoni

Oleh : | Editor : Egi Saputra
Dibaca :360 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (20/07/21) : Usai menggelar sholat Ied berjemaah bersama keluarga di Griya Agung, Selasa (20/7) pagi, Gubernur Sumsel H. Herman Deru selanjutnya memantau proses pemotongan hewan kurban disejumlah lokasi dalam kota Palembang.

Bahkan saat meninjau proses pemotongan hewan kurban di Masjid Al Falah Talang Gading Kecamatan Kalidoni, Gubernur berkesempatan memberi nama alat potong sapi Al-Ikhlas. Alat potong hewan kurban yang terdiri dari rangkaian material besi tersebut dinilai Herman Deru sebagai inovasi yang patut diapresiasi karena fungsinya dapat memudahkan dalam proses pemotongan hewan kurban.

“Alat potong sapi ini saya beri nama Al-Ikhlas, sesuai dengan niat kita berkurban adalah ikhlas,” tegasnya.

Sebagai bentuk sukacita atas inovasi yang telah dibuat jemaah masjid Al Ikhlas. Herman Deru memesan 10 unit alat yang sama yang nantinya alat potong hewan tersebut akan disebar disejumlah lokasi di Sumsel.

“Saya pesan sepuluh ya. Nanti saya sebar ke daerah di Sumsel agar mempermudah proses pemotongan sapi. Ini inovasi yang bagus,” ungkap Herman Deru.

Baca Juga :  Dukung Sepakbola Nasional, HD Gulirkan Turnamen U-14 dan Women Sriwijaya FC Championship

Herman Deru menilai dengan menggunakan alat potong Al-Ikhlas tersebut. Proses pemotongan hewan kurban sangat efesien. Karena gampang dioperasikan sehingga tidak menyakiti hewan yang akan dipotong.

“Dengan memakai alat ini, petugas juga terhindar dari terjangan ataupun sepakan dari hewan yang akan dipotong. Ini sangat bermanfaat sekali,” terangnya.

Herman Deru berharap, alat potong Al-Ikhlas tersebut bisa menjadi contoh bagi masyarakat Sumsel lainnya, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di desa-desa.

Sementara itu, Sarosi selaku Pengurus Masjid Al Falah Talang Gading mengatakan, alat tersebut dibuat untuk mempermudah proses pemotongan hewan kurban.

“Terimakasih Pak Gubernur yang sudah datang dan meninjau proses pemotongan hewan kurban Masjid Al Falah ini, ” tandasnya.

Untuk diketahui alat penyembelihan hewan Al Ikhlas dibuat dari material besi persegi empat yang disatukan menjadi persegi panjang dan diberi roda agar mudah digerakkan.

Alat ini terbilang cukup sederhana dan mudah untuk digunakan. Selain itu juga dilengkapi dengan tali pengikat hewan kurban dibagian depan dan belakang.

Baca Juga :  Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Sumsel Sulap Sawah Lebak Jadi Sawah Irigasi Teknis

Alat potong hewan Al Ikhlas tersebut dalam pengoperasionalannya hannya butuh beberapa orang saja. Termasuk yang bertugas menggiring hewan masuk dalam alat pemotongan.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya