11 Januari 2021 - 16:15 WIB | Dibaca : 1,364 kali

Ganti Konsep ; Lorong Basah Night Culinary Akan Dibuka Kembali

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID-PALEMBANG, (11/01/21): Menjadi salah satu destinasi kuliner khas kota Palembang setelah diresmikan oleh Wali Kota Palembang Harnojoyo pada tahun 2018 lalu, Lorong Basah Night Culinary (LBNC) yang terletak di kawasan Pasar 16 ilir, Jalan Sentot Ali Basa sudah lama tidak difungsikan.

Hal tersebut disampaikan oleh, Kepala Dinas Pariwisata, Isnaini Madani yang  mengatakan bahwa LBNC sudah lama tidak dioperasikan kembali dikarenakan adanya permasalahan pengaturan waktu antara pedagang siang dan malam,

“Sebenarnya masalahnya itu dari pendagang siang dan malam, pendagang malam kan kuliner, mereka tidak mempunyai waktu kapan mereka bisa berdagang malam hari karena pendagang siang jam 8-9 malam saja belum bubar ditempat mereka, sehingga tidak ada waktu lagi untuk pendagang malam menjual dagangannya,” ujarnya saat diwawancarai Reporter SWARAID Minggu (11/01/2021).

Isnaini juga menambahkan, permasalahan ini seharusnya dimediasikan antara pendagang siang dan malam agar adanya solusi atas permasalahan tersebut,

“Kami sudah membicarakan hal tersebut dan tugas pengelolanya sendiri silakan berkoordinasi untuk mempertemukan pendagang siang dan malam. Karena kebetulan pendagang siang juga mereka yang pegang. Jadi seharusnya dikoordinasikan terlebih dahulu untuk kedepannya gimana,” jelasnya.

Lebih lanjut, Isnaini juga menyampaikan LBNC diperkirakan akan dibuka kembali pada tahun 2022 karena tahun 2021 ini masih terkendala dengan situasi pandemi Covid-19.

“LBNC akan tetap dipakai. Akan tetapi itu untuk pendagang siang dan kami telah merencanakan untuk membuat tempat kuliner lagi dengan konsep yang hampir sama. Namun, tempat yang sedikit menjauh dari tempat biasanya.”

Kepala Dinas Pariwisata ini juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan konsep yang baru untuk penataan kedepannya dan diharap tidak terjadi kembali persoalan yang sama,

“Kami sudah ada konsep baru yang mirip dengan lorong basah, lokasi tidak jauh dari Lorong Basah dan tunggu saja tanggal mainnya,” imbuhnya.

Salah satu pedagang siang Lorong Basah, Rudi (42) mengatakan untuk menjual kuliner malam di lorong basah dinilainya kurang strategis dan sepi pembeli.

“Seharusnya tidak usah dibuka lagi. Selain tempatnya yang tidak strategis, pembelinya pun sudah tidak ada lagi. Ditambah tidak ada lampu untuk penjual sehingga susah untuk menjual kulinernya,” ujarnya saat diwawancarai di Lorong Basah.

Rudi juga menambahkan bahwa dirinya tidak menyetujui jika ada rencana perbaikan terhadap Lorong Basah, sebab menurutnya itu memakan biaya yang tidak sedikit,

“Saya sendiri kurang setuju kalau ada perbaikan di Lorong Basah. Itu hanya mengabiskan biaya saja yang membutuhkan modal tidak sedikti,” imbuhnya.