Swara.id- Bandar Lampung (13/9/2020) Pendakwah Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau yang lebih dikenal dengan Syekh Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal saat mengisi pengajian di Masjid Fallahudin, Lampung.
Peristiwa ini terjadi saat Syekh Ali Jaber baru menyampaikan tausiyah selama 15 menit. Kala itu, dia sedang menghadiri acara wisuda khatam Alquran.
Akibat kejadian itu, Syekh Ali Jaber mengalami luka tusukan di bagian bahu kanan. Kini Syekh Ali Jaber tengah dirawat di Puskesmas Gedong Air,Bandar Lampung.
Mengkomfirmasi soal kronologi dan Motif pelaku di dalam Rekaman penusukan Syekh Ali Jaber, dilansir dari TVoneNews Dalam Wawancara Pribadi , Selengkapnya :
R : Bagaimana kondisi syekh saat ini ?
N : Alhamdulillah sudah membaik, dan sudah di jahit, cukup dalam, hampir kurang lebih ada 10 jaitan, ada 6 didalam dan 4 di luar.
R : Syekh, itu posisinya ditusuk dimana, dibagian mana?
N : Dibagian otot tangan kanan, bagian atas
R : Bisa diceritakan kronologi kejadiannya Syekh?
N : Ini di masjid salahuddin seperti kegiatan biasa, kita ikut serta dakwah,dan saya mengawali acara untuk jama’ah untuk jaga protokol kesehatan, jaga jarak, kemudian kita memulai, saya memanggil anak usia 9 tahun, untuk tes bacaannya (Al-Qur’an), karna dia kan ikut wisuda, dan sambil saya bantu dia untuk memperbaiki bacaannya, meluruskan hurufnya,dan begitu selesai saya minta hp ibu si anak ini untuk foto bersama lah buat kenangan, ternyata ibu ini hp nya full tidak bisa foto, mangkanya saya minta sama jama’ah mengarah ke kiri jama’ah boleh pinjam hp nya?, kasihan anak ini biar dapat foto sekalian, mudah-mudahan menjadi anak Hafidzah, pas saya fokus ke kiri kemudian mengarah ke kanan ya untuk melihat para jama’ah yang membawa hp nya yang pinjam, tiba-tiba di atas panggung ada orang lari, kemudian karna posisi panggung ini , cukup dekat dengan jalan karna posisi acara di jalan, di luar lapangan masjid bukan di dalam masjid, mangkanya si pelaku itu cukup gampang untuk masuk, karna tidak terhalang jalan, jama’ah atau kursi-kursi. tapi subhanallah ketika mengarah ke kanan, saya tiba-tiba kaget melihat ada orang sudah di atas dihadapan saya, saya langsung kadarullah respon, kalau saya tidak lihat ke kanan mungkin bisa kadarullah ke leher saya atau ke dada saya, tapi subhanallah saya angkat tangan mangkanya dia tusuk ke tangan, maka begitu saya lawan patah pisaunya ke dalam otot saya di kanan bagian kanan, lalu subhanallah jama’ah langsung amankan dan tangkap dia.
P : jadi bisa dipastikan pelaku ini bukan
bagian dari acara ini atau datang dari luar begitu?
N : Ya, kelihatan dari luar karena dia lari, posisi jama’ah cukup fokus karna kita bukan lagi ceramah tapi lagi diskusi dengan jama’ah, berdialog dengan jama’ah, itu yang memperhatikan, dan ini kejadian pertama kali, apalagi posisi saya di panggung, cukup deket jalan.
P : Ya, bisa di pastikan Syekh, pelaku ini benar-benar satu orang?
N : Yang kita ketemu tadi satu orang, apakah ada orang lain atau melarikan diri dari tempat itu kita tidak lihat, tapi yang kita lihat ini ada satu orang, dan langsung di amankan, ya… jujur saja kasihan pas lihat jama’ah menghajar dia dan memukul dia, saya bilang jangan-jangan, amankan dulu, biar ini tugas polisi, jangan kita main hukum sendiri.
P : Ya, Syekh mendengarkan informasi tidak Syekh siapa sebenarnya pelaku ini?
N : Sampai detik ini belum saya mendapakan info apapun, karna baru saja diamankan, karna abis ditahan oleh jamaah diamankan di ruang masjid, sambil menunggu petugas polisi datang dan membawa beliau ke kantor polisi.
P : Oke, jadi mungkin bisa diceritakan lagi untuk luka yang di alami Syekh saat ini di bagian mana saja ?
N : mulai sedikit nyeri awal-awalnya saya berdarah terus sampai baju saya di sebelah kanan semuanya basah, karna darah tersebut turun cukup banyak yang keluar, sampai semua baju ini basah, yang lukanya cukup dalam, mangkanya di kasih obat suntik kemudian baru dikasih jahitan bagian dalam dengan daging nya, karna tusuk nya sangat dalam, mangkanya dokternya pun tidak bisa mengobati tanpa di suntik baru di kasih obat, baru di jahitan bagian dalam kurang lebih ada 6, kemudain baru di bagian di luar ditutupi 4 jadi semuanya 10.
P : Syekh mungkin bisa di informasikan juga untuk profile pelakunya seperti apa mungkin ciri-cirinya atau dia mengenakan apa, dia membawa apa pada saat itu?
N : Saya lihat anak itu masih anak muda, muda banget, mungkin diperkirakan 20 tahun lah, orangnya kurus banget, jadi saya merasa orang ini kalau saya lihat ya dari wajah nya dia ketika saya menghadap dan diamankan, nampaknya bukan mudah untuk melakukan hal seperti ini, pasti ada dorongan, atau ada yang menyuruh, jadi karna saya lihat dari segi mohon maaf fisiknya tidak mungkin dia bisa dengan cara mudah ,butuh mental yang kuat untuk melakukan hal seperti ini.
P : Ada yang ia teriakkan atau omongkan ketika melakukan perbuatanya itu Syekh?
N : Enggak,sama sekali tidak, diam hanya diam, cuma ketika dia angkat pisaunya, dan subhanallah pas panitia kebetulan ada banyak, ada yang lagi live, ada yang lagi rekam, pas saya lagi berlangsung ceramah,jadi semua serangan ini mulai dari titik awal sampai akhir, ini terekam semua jadi polisi tidak dapat berbicara.
P : Acaranya sudah berjalan berapa lama hingga kemudian terjadi kejadian ini?
N : Baru.. Baru mulai belum 15 menit, baru awal ketika saya melihat di spanduk ada spanduk tulisan wisuda, saya tanya sama panitia ini wisuda apa, dia bilang wisuda hafalan Qur’an, udah mana salah satu anak boleh naik panggung saya mau tes bacaannya, dan Alhamdulillah posisi si anak ini ada di sebelah kiri bukan di sebelah kanan.
P : Iya, Baik terimakasih banyak Syekh Ali Jaber kita do’akan Insyaallah Syekh Ali cepat diberikan kesembuhan dan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, semogga tidak terjadi lagi, peringatan untuk semua pihak, terimakasih Assalamualaikum.
