6 November 2020 - 19:50 WIB | Dibaca : 1,167 kali

Diduga Mertua Menjadi Korban Begal, Parlan Melapor ke SPKT Polrestabes

Laporan : Surya
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID – PALEMBANG, (6/11/20): Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polrestabes (SPKT) menerima laporan dari seorang pria atas kasus dugaan begal yang terjadi kepada mertuanya yang bernama Amron (55) seorang pegawai swasta.

Pelapor yakni Parlan (34) Warga Jalan Jakabaring NO 70, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring Palembang menantu dari korban sendiri.

Diketahui kejadian tersebut terjadi di Jalan H.M Noerdin Pandji, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring pada hari Rabu, (5/11/20) sekitar pukul 23.30 WIB.

Parlan (34) mengatakan mertuanya tersebut mengalami nasib na’as, bagaimana tidak usai mengalami kecelakaan yang belum diketahui sebabnya, dan harus kehilangan sepeda motor milik yang diketahui adalah kepunyaan Parlan (34) yang mertuanya gunakan saat kejadian tersebut.

“Kejadian itu terjadi saat mertua saya itu ingin pulang ke rumahnya dengan menggunakan motor saya yaitu di Jalan Meritai, Rambutan, Banyuasin.” Kata Parlan pada Kamis, (6/11/20) pukul 14.00 WIB

Dari keterangan Parlan (34) tiba-tiba ia mendapat kabar bahwa mertuanya di bawa ke Rumah Sakit lantaran mengalami luka serius di bagian kepala.

“Saat ini Mertua saya belum bisa bercerita banyak karena masih mengalami sakit akibat luka yang ia derita, dan sekarang masih dalam proses pemulihan.” Ungkap Parlan

Begitu mendapat kabar mertuanya dilarikan ke Rumah Sakit, sambung Parlan, dirinya langsung bergegas untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

“Motor yang dipakai mertua saya itu motor saya, karena motornya sedang berada di bengkel, setelah melihat mertua saya di Rumah Sakit, saya langsung mendatangi TKP namun nahas motor saya sudah tidak ada lagi, saat saya bertanya dengan beberapa orang di TKP mereka mengatakan tidak tahu.” Jelas Parlan.

Parlan pula menjelaskan, dari informasi tenaga medis RSUD Bari Palembang yang ia dapatkan, mertuanya itu mengalami luka seperti akibat hantaman benda tajam di bagian kepala.

“Saya duga mertua saya menjadi korban begal karena motornya langsung hilang pada saat kejadian di TKP.” Jelas Parlan kembali.

Kepada petugas, Parlan sangat berharap agar kasus tersebut bisa segera terungkap dan motor miliknya yang bisa cepat kembali.

“Harapan saya agar kasus tersebut cepat terungkap, agar kami mengetahui apa penyebab mertua saya luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit.” Tutup Parlan.

Diketahui, akibat kejadian tersebut korban kehilangan satu unit sepeda motor jenis Beat warna putih Nopol BG 6077 ACR.

Sementara itu, Kasubag Humas Polrestabes Palembang AKP Irene turut membenarkan laporan terjait tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang dialami korban.

“Laporan korban sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang, selanjutnya laporan korban akan segera ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim.” Terang Irene