SWARAID – MUSI BANYUASIN (21/11/20) : Demam keladi yang belakangan melanda para kolektor tanaman hias sudah bukan rahasia lagi. Tak sedikit pemilik usaha tanaman hias merasakan manfaatnya. Harga beragam, dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah dibandrol untuk tanaman ini.
Disambangi Reporter SWARAID ke kediamannya, Suroso (42) seorang Honorer salah satu SMP swasta di Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin terlihat sibuk menata beberapa keladi yang sudah dipesan pelanggannya.
Kepada SWARAID, Suroso mengaku sangat bersyukur atas lantaran rejeki melalui penjualan berbagai jenis keladi miliknya,
“Alhamdulillah, awalnya ini cuma hobi menanam tanaman hias saja, terutama istri yang suka menyambi sambil jualan mi ayam. Ternyata belakangan banyak sekali peminatnya.” Gesah Mas Roso, panggilan akrabnya.
Terkenal lebih murah dibanding penjual lain, keladi-keladi Mas Roso telah terkenal di seputaran Sungai Lilin
“Kita jual lebih murah, karena ini memang awalnya gak ada niat bisnis. Tapi karena banyak yang datang menawar, ya kami sambut baik. Lumayan, bisa ngisi-ngisi tabungan,” tertawa kecil, Mas Roso bercerita panjang lebar.
“Di SMP pembayaran honor kadang tidak tentu, bisa tertunda sampai sekian bulan. Apalagi usaha jualan istri selama corona ini menurun. Alhamdulillah sekali, orang banyak cari jenis keladi ini. ”
Ketika ditanya profit dari penjualan keladi miliknya, Mas Roso menolak menyebutkan angka.
“Gak usah saya sebut berapa jumlahnya, yang jelas alhamdulillah kalau dihitung per bulannya jauh sekali melebihi honor saya.” Pria ramah tamah tersebut tertawa lebar.
