13 Juli 2020 - 14:45 WIB | Dibaca : 1,656 kali

Bursa Ketua Karang Taruna Sumsel, Yudha Bule : Kami Kantongi Dukungan 14 Kabupaten/Kota

Laporan : Muslim
Editor : Egi Saputra

SwaraID – Palembang : Jelang penutupan pendaftaran/pengembalian formulir calon ketua Karang Taruna Sumsel periode 2020-2025 yang jatuh pada hari ini tanggal 13 Juli 2020 pukul 17.00 WIB, hanya ada satu bakal calon yang mengembalikan berkas fomulir yaitu Yudha Novanza Utama.

Menurut Ketua Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC) TKD Karang Taruna Sumsel Endang Larasati Lelasari, pemilihan ketua Karang Taruna Sumsel periode 2020 – 2025 saat ini memasuki hari terakhir pendaftaran/pengembalian berkas, selanjutnya masuk ke tahap verifikasi persyaratan yang ada.

“Yang mengambil fomulir calon ketua dari hari pertama hingga hari ini ada tiga kandidat, namun yang mengembalikan hanya satu kandidat atas nama Yudha Novanza Utama, dan pendaftaran sudah ditutup pada pukul 17.00 tadi,” kata Endang, Senin (13/7).

Masih menurut Endang, jika memenuhi syarat sebagai calon ketua, maka hampir dipastikan Yudha nanti akan menjadi calon tunggal, dan bisa terpilih secara aklamasi.

“Syarat yang penting itu, balon ketua harus minimal mendapat dukungan 30 persen 1 dari pengurus Kabupaten/ kota se-Sumsel,” katanya.

Sementara itu Yudha Bule sapaan akrab dari Yudha Novanza Utama saat menyerahkan berkas fomulir itu, ia mengatakan telah mengantongi dukungan lebih dari 74 persen atau 14 pengurus Kabupaten/kota se-Sumsel, kecuali Banyuasin, OI dan Lahat yang memang belum sempat berkomunikasi.

“Hari ini kami mengembalikan formulir karena memang ini hari terakhir dan kami juga membawa dukungan dari 14 pengurus Kabupaten/kota, sementara untuk Kabupaten Banyuasin OI dan Lahat bukan mereka tidak mendukung tetapi memang belum sempat berkomunikasi karena kesibukan masing-masing, namun mudah-mudahan sebelum hari jumat 17 Juli sudah kita lengkapi lagi.” katanya.

Saat di tanyai tentang program apa yang akan di lakukan apabila terpilih menjadi ketua Karang Taruna Sumsel, Ia berjanji akan meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan elemen lainnya untuk mengembangkan Karang Taruna lebih baik kedepan.

“Hampir lima tahun menjabat sebagai ketua Karang Taruna Palembang dan teman – teman bersepakat, untuk saya maju sebagai calon Karang Taruna Sumsel kedepan. Ini salah satu organisasi pemimpin kader dan ada motivasi kader lainnya saya maju,” jelasnya didampingi sejumlah timnya.

Dilanjutkan Yudha, beberapa program nanti akan ia lakukan jika dipercaya memimpin Karang Taruna Sumsel untuk lebih mandiri. Mengingat selama ini, bantuan dari pemerintah masih terbilang minim.

“Pada kepengurusan 2015-2020 bantuan dari provinsi hanya 1 tahun dan ini tantangan bagi kita kedepan. Ini juga sama dengan di Palembang, tetapi kita mamfaatkan CSR dan program-program PKBL dari BUMN serta iuran anggota, karena kebetulan anggota kita kita sudah banyak yang mandiri melakukan usaha,” katanya.

Disinggung soal dukungan dan persaingan dari kandidat lain, mantan Caleg DPRD Sumsel dari partai Golkar ini tidak mempermasalahkan jika ia harus bersaing dengan kandidat lainnya.

“Yang jelas saya siap berkompetisi, dan katanya akan ada menantu pak Gubernur Sumsel (Herman Deru) yang dari bulan Februari lalu akan maju, itu urusan panitia dan kita siap maju terus,” tutupnya.