SwaraID – Palembang, (08/10/20) : Aksi Gabungan mahasiswa, buruh, tani dan pekerja berakhir kisruh dengan Kepolisian di Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan. Massa aksi masih berada di sekitaran halaman gedung DPRD dan jalan sekitar. Diketahui 1 unit mobil Pengamanan Objek Vital (V 4001-16) hancur tergeletak di tengah jalan didepan pintu kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan.
Salah satu anggota Korps Sabhara, Bripka Heri Ismail yang mengamankan mobil menjelaskan kejadian tersebut
“Situasi saat ini sangat tidak kondusif terlepas dari kericuhan awal pada pukul 16.00 wib di halaman depan kantor DPRD Kota Palembang sampai merembet ke jalanan sekitar gedung. Setelah kericuhan sedikit meredam, kami langsung mengamankan mobil ini. Diperkirakan ada ratusan massa aksi yang masih berada di sekitaran gedung dan jalan. Saya harap suasana ini cepat berhenti dan terselesaikan, karena jika kericuhan tetap berlanjut pasti akan memakan korban dan kerugian lebih besar lagi.” Tegasnya.
Saat berita ini diturunkan, massa aksi sudah mulai meninggalkan lokasi demo.
